Kamis, 20 September 2012

Proposal Cerpen bab 1


BAB I
Pendahuluan
A.                Latar Belakang
Proses belajar mengajar yang terjadi pada Kelas VIII MTsN Tlasih Tulangan Sidoarjo pada tahun pelajaran 2008 – 2009 masih didominasi oleh pandangan siswa bahwa pengetahuan sebagai perangkat fakta-fakta yang harus dihafal. Kelas masih berfokus pada guru sebagai sumber utama pengetahuan, kemudian ceramah menjadi pilihan utama strategi belajar. Sehingga guru menjadi Subjek utama sedangkan siswa hanya menjadi Objek, yang mengakibatkan kurangnya motivasi belajar siswa. Untuk itu diperlukan sebuah strategi belajar baru yang lebih memberdayakan siswa. Sebuah strategi belajar yang tidak mengharuskan siswa menghafal fakta-fakta, tetapi sebuah strategi yang mendorong siswa mengkontruksikan di benak mereka sendiri. Dalam proses belajar, anak belajar dari pengalaman sendiri, mengkonstruksi pengetahuan kemudian memberi makna pada pengetahuan itu. Melalui proses belajar yang mengalami sendiri, menemukan sendiri, secara berkelompok seperti bermain, maka anak menjadi senang, sehingga tumbuhlah minat untuk belajar, khususnya belajar Kemampuan Menganalisis Watak Tokoh Drama.
Rendahnya motivasi siswa Kelas VIII MTsN Tlasih Tulangan Sidoarjo adalah salah satu masalah pokok dalam pembelajaran menulis cerpen. Rendahnya motivasi siswa Kelas VIII MTsN Tlasih Tulangan Sidoarjo dalam belajar menganalisis menulis cerpen tersebut dapat dilihat dari indikator-indikator antara lain: siswa kurang memperhatikan penjelasan guru, antusiasme dalam mengikuti pelajaran kurang, banyak yang mengerjakan tugas rumah dengan tidak sungguh-sungguh, bahkan ada beberapa siswa yang jarang mengerjakan tugas rumah, rasa ingin tahu tentang watak tokoh drama sangat rendah, tidak perduli meskipun nilai ulangannya jelek, tidak ada upaya untuk bisa, tidak mau bertanya jika tidak mengerti walaupun guru berkali-kali meminta siswa untuk menanyakan materi yang belum mengerti, tidak ada yang bersedia maju dengan suka rela untuk mengerjakannya soal-soal di papan tulis.
Meskipun motivasi belajar siswa MTsN Tlasih Tulangan Sidoarjo itu masih tergolong rendah, sampai saat ini guru Bahasa Indonesia  Kelas VIII MTsN Tlasih Tulangan Sidoarjo tersebut belum pernah melakukan upaya-upaya berarti dalam rangka meningkatkan motivasi belajar tersebut. Biasanya guru Bahasa Indonesia tersebut memberi jam tambahan ketika menjelang UUB dengan harapan agar nilai UUB siswa tidak  jatuh, dan kegiatan ini hampir setiap tahun diadakan. Rendahnya nilai UUB dari tahun ke tahun itu membuat guru merasa pesimis, seakan-akan upaya apapun yang dilakukan oleh guru tidak akan membawa dampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia secara umum tersebut.
 
B.                 Perumusan masalah
 Berdasarkan latar belakang penelitian terlihat bahwa masalah di atas merupakan fakta dalam proses belajar siswa yang dipicu oleh  berbagai alasan dan latar belakang yang  berbeda. Maka yang ingin dilihat dalam penelitian ini adalah: Apakah model pembelajaran diskusi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada siswa Kelas VIII MTsN Tlasih Tulangan Sidoarjo dalam kemampuan menulis cerpen?

C.        Tujuan Penelitian
1.      Untuk meningkatkan motivasi siswa dalam kemampuan menulis cerpen pada kelas VIII MTsN Tlasih Tulangan Sidoarjo.
2.      Untuk meningkatkan motivasi siswa dalam kemampuan menulis cerpen pada kelas VIII MTsN Tlasih Tulangan Sidoarjo melalui model pembelajaran diskusi


D.        Manfaat  Penelitian
1.      Guru bisa menggunakan Model Diskusi ini untuk menulis cerpen.
2.      Melalui Diskusi guru dapat mengikis sifat individualisme pada siswa.
3.      Siswa mampu belajar dengan lebih bervariatif.
4.      Madrasah dapat menciptakan kondisi yang kondusif bagi guru untuk mengadakan Penelitian Tindakan Kelas.





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar